Senin, 06 Juni 2022

Cara Penggunaan Curacron

cara penggunaan curacron

Cara Penggunaan Insektisida Curacron

Curacron adalah Insektisida racun kontak dan lambung, berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan dalam air, berwarna kuning kecoklat-coklatan, untuk mengendalikan hama pada tanaman bawang merah, cabai, jeruk, kacang hijau, kapas, kentang, kubis, semangka, tebu, tembakau dan tomat.

Bahan aktif Curacron : profenofos 500 g/l 

Link Pembelian CURACRON : 

100ml : https://tokopedia.link/7T3bGwFbQxb

250ml : https://tokopedia.link/ubhuV9MbQxb

PETUNJUK PENGGUNAAN Curacron 500EC / Takaran atau Dosis Curacron :

Tanaman dan Organisma sasaran

Konsentrasi

Bawang merah

Ulat grayak Spodoptera exigua

 

1.25 - 1.5 ml / l

Cabai

Hama Thrips sp.

Kutu daun Myzus persicae

Lalat buah Dacus ferrugineus

Ulat grayak Spodoptera litura

 

0.5 - 1 ml / l

1.5 - 3 ml / l

Jeruk

Kutu loncat Diaphorina citri

 

0.5 - 1 ml / l

Kacang hijau

Ulat grayak Spodoptera litura

Perusak daun Plusia calcites

 

1 - 2  ml / l

Kapas

Penggerek buah Earias sp.

Penggerek pucuk Heliothis sp.

 

2  ml / l

Kentang

Penggerek umbi

Phthorimaea operculella

Hama Thrips sp.

 

 

2  ml / l

Kubis

Perusak daun Plutella xylostella

Ulat krop Crocidolomia pavonana

 

1.5 ml / l

 

Semangka

Kutu daun Aphis sp.

Myzus persicae

Hama trips Thrips sp.

Kumbang pemakan daun

Aulacophora sp.

Lalat buah Dacus sp.

 

1 - 2  ml / l

Tebu

Penggerek batang

Chilo auricillus

Chilo sacchariphagus

 

2  ml / l

Tembakau

Penggerek pucuk Hellioshis sp.

Ulat grayak Spodoptera litura

2  ml / l

Tomat

Ulat buah Heliothis armegera

1.5 - 3  ml / l

 Tidak untuk tanaman Padi.

 Cara Aplikasi Curacron:

Penyemprotan volume tinggi. Gunakan konsentrasi formulasi 2 ml/liter air sebanding dengan dosis 1 - 1.6 liter Curacron 500 EC dalam 500 - 800 l/ha atau tergantung dari tingkat pertumbuhan tanaman. Khusus untuk tanaman kubis konsentrasi formulasi jangan melebihi 1.5 ml/l


Peringatan Bahaya 
Dapat menyebabkan keracunan melalui mulut, kulit dan ernafasan. Berbahaya terhadap hewan peliharaan, ternak, ikan. Jangan digunakan pada paddi sawah atau lingkungan perairan. Bahan mudah terbakar. Jauhkan dai jangkauan anak-anak, orang-orang yang tidak berkepentingan dan hewan peliharaan.

Petunjuk Keamanan

Jangan makan, minum atau merokok selama mencampur / menyemprot. Waktu mencampur / menyemprot pakailah pakaian pelindung lengkap. Jangan menyemprot melawan arah angin. Cucilah badan dengan air dan sabun sesudah menyemprot / terkena larutan semprot. Simpan di tempat aman, jauh dari apo dan jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan. Jangan mengotori kolam atau saluran air dengan larutan atau wadah bekasnya. Rusaklah wadah bekas dan pendamlah sekurang-kurangnya 0,5 meter dalam tanah, jauh dari sumber air.

Gejala dini keracunan
Mual, diare, berair liur banyakm perut kejang, keringat berlebihan, gemetar, otot-otot kurang koordinasi, kejang, sangat lemas, bingung, pandangan kabur, sukar bernafas, batuk-batuk, denyut nadi lebih cepat, pucat, keluar air mata. Apabila satu atau lebih gejala tersebut muncul, segera berhenti bekerja, lakukan tindakan P3K dan segera ke dokter.

Petunjuk pertolongan pertama pada keracunan
Tanggalkan pakaian yang terkena insektisida dan cucilah kulit yang terkena dengan air dan sabun. Apabila mengenai mata, cucilah segera mata yang terkena dengan air bersih yang mengalir selama 15 menit. Apabila tertelan dan penderita masih sadar segera usahakan untuk muntah dengan cara menggelitik tenggorokan dengan jari tangan yang bersih, segera bawa ke dokter.

Petunjuk perawatan dokter
Suntikkan 2-4 mg (dewasa) Atropin sulfat secara I.V. atau I.M.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar