Bahan aktif / Kandungan Marshal 25 DS : Karbosulfan 25%
Marshal 25 DS adalah insektisida sistemik racun kontak dan lambung berbentuk tepung yang dapat larut dalam air berwarna merah muda untuk mengendalikan hama pada tanaman bawang merah, padi gogo, jagung, dan kedelai dengan cara perlakuan benih.
Jual Insektisida Marshal 25 DS klik link dibawah ini :
MICRONA adalah pupuk mikro dalam bentuk tepung yang disemprotkan melalui daun yang telah melalui proses 'cholate' untuk memudahkan penyerapan dan translokasi ke seluruh jaringan tanaman dan sangat sesuai digunakan untuk semua jenis tanaman buah-buahan, tanaman pangan, sayur-sayuran, anggrek dan tanaman hias.
Unsur hara mikro adalah unsur hara yang diperlukan oleh tanaman tapi dalam jumlah yang sedikit. Walaupun hanya diserap dalam jumlah yang sedikit, tetapi amat penting untuk menunjang keberhasilan proses-proses dalam tumbuhan.
Apa saja unsur hara mikro?
Unsur hara mikro yaitu : boron, besi, tembaga, mangan, seng, molibdenum, khlor, Natrium, Cobalt, Silicone, Nikel.
Berikut ini adalah manfaat dari unsur-unsur hara mikro tersebut :
Boron (B)
Manfaat / Fungsi Boron untuk tanaman :
- meningkatkan mobilitas gula dan kalsium
- mempertahankan integritas struktural membran tanaman
- produksi asam nukleat dan hormon tanaman
- berpengaruh dalam proses penyerbukan, pembentukan bunga, buah dan biji
- membantu proses sintesis klorofil, fotosintesis, evolusi oksigen, dan aktivasi oksigen
- memproduksi vitamin c dan karoten di dalam buah
Molibdenum (Mo)
Manfaat / fungsi molibdenum untuk tanaman :
Molybdenum diperlukan untuk memanfaatkan Nitrogen dan pembentukan tepung sari.
Khlor (Cl)
Kekurangan Khlor :
Dapat menimbulkan gejala pertumbuhan daun yang kurang normal terutama pada tanaman sayur-sayuran, daun tampak kurang sehat dan berwarna tembaga. Kadang-kadang pertumbuhan tanaman tomat, gandum dan kapas menunjukkan gejala seperti di atas.
Kelebihan Khlor :
Terlibat dalam osmosis (pergerakan air atau zat terlarut dalam sel), keseimbangan ion yang diperlukan bagi tanaman untuk mengambil elemen mineral dan dalam fotosintesis.
Natrium (Na)
Kekurangan Natrium :
Daun-daun tenaman bisa menjadi hijau tua dan tipis. Tanaman cepat menjadi layu.
Kelebihan Natrium :
Terlibat dalam osmosis (pergerakan air) dan keseimbangan ion pada tumbuhan. Salah satu kelebihan efek negatif Na adalah bahwa dapat mengurangi ketersediaan K.
Cobalt (Co)
Kekurangan Cobalt :
Mengurangi pembentukan hemoglobin dan fiksasi nitrogen
Kelebihan Cobalt :
Cobalt jauh lebih tinggi untuk fiksasi nitrogen daripada amonium gizi. Tingkat kekurangan nitrogen dapat mengakibatkan gejala defisiensi.
Silicone (Si)
Kekurangan Silicon :
Dapat mengakibatkan tanaman mudah terserang penyakit.
Kelebihan Silicone :
Si dapat meningkatkan hasil melalui peningkatan efisiensi fotosintesis dan menginduksi ketahanan terhadap hama dan penyakit Ditemukan sebagai komponen dari dinding sel. Tanaman dengan pasokan silikon larut menghasilkan tanaman yang lebih kuat, meningkatkan panas dan kekeringan tanaman, toleransi silikon dapat disimpan oleh tanaman di tempat infeksi oleh jamur untuk memerangi penetrasi dinding sel oleh jamur menyerang.
Nikel (Ni)
Kekurangan Nikel :
Kekurangan dari unsur Nikel pada tanaman akan menimbulkan kegagalan dalam menghasilkan benih yang layak.
Kelebihan Nikel :
Diperlukan untuk enzim urease untuk menguraikan urea dalam membebaskan nitrogen ke dalam bentuk yang dapat digunakan untuk tanaman. Nikel diperlukan untuk penyerapan zat besi. Benih perlu nikel untuk berkecambah. Tanaman tumbuh tanpa tambahan nikel akan berangsur-angsur mencapai tingkat kekurangan saat mereka dewasa dan mulai pertumbuhan reproduksi
NORDOX adalah fungisida / bakterisida kontak berbentuk tepung merah yang dapat disuspensikan dalam air untuk mengendalikan busuk buah pada tanaman kakao, karat daun pada tanaman kopi, kresek / bias pada padi, juga bulai pada tanaman jagung.
3-6 gram per liter air atau 1,5-2 sendok makan per tangki air 15 liter
Penyemprotan langsung ke buah, batang dan cabang tanaman dimulai pada musim hujan tiba dan diulang 2 minggu sekali sebanyak 5-7 kali aplikasi
KOPI
Penyakit karat daun
Hemileia vastatrix
2-4 gram per liter air atau 1-2 sendok makan munjung per tangki air 15 liter
Penyemprotan volume tinggi pada daun tanaman waktu serangan penyakit datang dan diulang 2-4 minggu sekali, tergantung hujan
PADI
Penyakit kresek
Xanthomonas oryzae
Penyakit bias
Pyricularia orycae
Perlakuan benih : 5 gram (1 sendok the) untuk 5 kg benih sebelum disebar.
Penyemprotan : 2-2,5 gram per liter air atau 1 sendok makan munjung per tangki 15 liter air
Benih yang telah direndam semalaman ditiris sampai tidak mengandung air, masukkan kedalam kantong plastik, lalu dicampur nordox dan diaduk merata
Penyemprpotan dilakukan setelah ada gejala serangan pada pagi hari setelah daun kering dari embun atau pada sore hari, diulang seminggu sekali sampai penyakit berhenti meyerang
JAGUNG
Penyakit bulai
Peronosclerospora maydis
Perlakuan benih : campurkan 50-75 gram dalam air gelas aqua untuk 5 kg benih sebelum ditanam
Penyemprotan : campurkan 5 gram atau 1 sendok the munjung untuk 1 tangki 15 liter air
Benih yang telah dicampur nordox setelah kering baru ditugal tanam
Penyemprpotan dilakukan sere hari diarahkan pada bwah daun pada umur 15,21,35 setelah tugal tanam
NORDOX 56 WP
Juga baik digunakan sebagai pencampur pupuk
5 sachet nordox 100 gram dicempur dengan 100 kg pupuk ureea/NPK.
Nordox mengandung unsur micro Cu dan sekunder Ca, Mg dan S
Diaplikasikan sejak awal tanam setiap kali pemupukan (2-3 kali). sehingga padi bebas penyakit yang dibawa dari bibit/benih
Sendok makan munjung setara dengan 30 g NORDOX 56 WP
Mengandung unsur kalium (K2O) tinggi yang bisa deserap secara merata pada tanaman padi, sehingga tahan roboh, tahan hama serta meningkatkan gabah lebih baik. + ZPT memberikan pengaruh yang nyata untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.
Mengandung B2O3 55% atau 17% Boron (B). 100% larut dalam air
Boron penting dalam pembentukan dinding sel, dimana boron merupakan komponen dari dinding sel itu sendiri.
Boron dibutuhkan untuk metabolisme dan pengangkutan gula di dalam metabolisme tanaman
Boron dibutuhkan dalam pembentukan serbuk sari yang menentukan dalam pembentukan buah dan biji
Kekurangan boron dapat menyebabkan kegagalan bunga dan kerontokan buah
Boron mempunyai sifat bergerak terbatas di dalam tanah dan di dalam jaringan tanaman, maka dari itu penyemorotan Neo Kristalon Boron bisa menjadi solusi atas kekurangan boron yang terjadi dalam tanaman.
Neo Kristalon boron dapat diaplikasikan pada daun dan kanopi tanaman untuk memperbaiki pembentukan buah dan meningkatkan produktivitas sayuran, buah-buahan, biji-bijian, tanaman tahunan dan tanaman lainnya.
Neo Kristalon Boron adalah turunan dari asam borat, satu-satunya boron yang diserap tanaman, sehingga Neo Kristalon Boron merupakan sumber energi boron yang paling efisien
Neo Kristalon Boron dapat dicampur dengan pestisida dan bersifat sinergi
Neo Krisalon Boron tidak mengandung Klor, Sodium, dan logam berat jadi meminimalkan terjadinya keracunan, luka bakar atau hangus pada tanaman.
Pupuk MKP Cair plus ZPT (Zat Pengatur Tumbuh Tanaman)
Pupuk MKP adalah pupuk Mono Kalium Phosphat
Phosphat (P2O5) & Kalium (K2O)
Nutrisi MKP untuk semua tanaman, berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan ke sasaran semprot, untuk memacu pertumbuhan akar, batang, daun, bunga & buah dan pembuahan tanaman : Padi sawar & gogo, jagung, kedelai & tomat, cabai, jahe, durian, duku, bawang merah dan melon.
Hortin D merupakan derivat dari siklopentana hasil ekstrak bahan yang mengandung IAA (Indole Acetic Acid), NAA (Naphtaleine Acetic Acid), IBA (Indole Butyric Acid), Auksin, Giberelin dan Sitokinin dengan cara karbonisasi, juga diperkaya dengan kandungan hara makro Nitrogen (N), Phosporus (P), dan Kalium (K).
Sangat berguna bagi tanaman Hortikultura yang dipetik buahnya terutama untuk mengurangi kerontokan bunga seperti pada tanaman : tomat, cabai, kacang panjang, jambu air, mangga, jeruk, dll
Larutkan HortinD dalam air sebanyak 1 cc 0 2 cc per 1 liter air. Semprotkan larutan pada daun dan batang sampai merata atau siramkan larutan di sekitar tanaman.
Semprotkan / siramkan setiap 2 minggu sekali.
Peningkatan dosis Hortin D diseduaikan dengan umur tanaman.
Kegunaan / Fungsi Hortin D :
- Hortin D dapat dipakai untuk semua jenis tanaman
- Hortin D dipakai untuk merangsang pertumbuhan akar, tunas dan mengurangi kerontokan bunga.
1. Menggunakan pupuk Meroke MAG-S dengan cara penyemprotan langsung pada daun tanaman dapat memberikan reaksi yang tepat pada tanaman khususnya dalam memperbaiki kekurangan unsur hara magnesium dan sulful pada tanaman, ini dikarenakan magnesium dan sulfur yang langsung tersedia bagi tanamanm sehingga dapat dengan segera membantu proses fotosintesis pada daun tanaman.
2. Cocok digunakan pada semua jenis tanaman buah, bunga, sayuranm tanaman pangan dan palawija serta tanaman perkebunan.
Dosis dan cara penggunaan pupuk meroke MAG-S :
Dengan cara penyemprotan, Dosis 2-4 gram per liter air
Dengan cara cor, 4-10 kg per 200 liter air (20-50 gram per liter air)
Fertigasi / hidroponik disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis tanaman